Di sebuah sudut yang tenang, jauh dari hiruk-pikuk kota besar, berdiri sebuah lembaga pendidikan yang tak hanya mengajarkan ilmu, tapi juga membentuk hati dan jiwa. Namanya Pondok Pesantren Qur’an Ainul Yaqin, di bawah naungan Yayasan Mizwan Ainul Yaqin. Di sinilah anak-anak tumbuh bukan hanya untuk pintar, tetapi juga untuk menjadi pribadi yang bertakwa, jujur, dan penuh kasih.
Mimpi Kecil yang Tumbuh Menjadi Harapan Besar
Apa yang dimulai sebagai keinginan untuk menghadirkan pendidikan Islami yang menyeluruh, kini telah berkembang menjadi ekosistem pendidikan dan sosial yang lengkap: dari SDIT, SMP-SMA Islam Terpadu, hingga Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) bagi anak yatim dan dhuafa.
Di setiap langkah, Yayasan Mizwan Ainul Yaqin menanamkan nilai: Ilmu yang bermanfaat, akhlak yang luhur, dan cinta kepada Al-Qur’an.
SDIT Ainul Yaqin: Di Sini Anak-Anak Belajar dengan Hati
Anak-anak SDIT Ainul Yaqin tak hanya belajar membaca, menulis, dan berhitung. Mereka juga belajar mencintai Allah, menjaga lisannya, membantu temannya, dan tentu—menghafal Al-Qur’an. Hafalan dimulai sejak dini, disertai pemahaman makna dan adab terhadap kitab suci.
Pembelajaran dilakukan dengan pendekatan yang lembut, penuh kasih, dan menggembirakan. Anak-anak dibiasakan salat berjamaah, murojaah harian, serta berakhlak mulia sejak dari rumah ke sekolah hingga kembali ke rumah.
SMP-SMA IT Ainul Yaqin: Membangun Generasi Tangguh dan Berkarakter
Remaja di zaman ini butuh lebih dari sekadar nilai rapor. Mereka butuh pegangan, prinsip, dan lingkungan yang mendukung. Itulah yang ditawarkan oleh SMP dan SMA IT Ainul Yaqin.
Di sini, santri:
- Menghafal 10 hingga 30 juz Al-Qur’an
- Mengikuti pelatihan kepemimpinan dan dakwah
- Dibimbing menjadi siswa unggul di bidang akademik dan spiritual
- Diperkenalkan dengan dunia global melalui program bahasa dan teknologi
Lingkungan pondok menjadi rumah kedua, tempat mereka bertumbuh bersama, belajar sabar, bertanggung jawab, dan mengenal arti kebersamaan.
LKS Ainul Yaqin: Mengasuh Yatim, Merangkul Dhuafa
Tak semua anak memiliki kesempatan yang sama. Tapi di Lembaga Kesejahteraan Sosial Ainul Yaqin, anak-anak yatim dan dhuafa diasuh, dididik, dan dibina dengan penuh kasih.
Mereka tinggal di asrama, bersekolah gratis, dan menjalani hari-hari yang penuh nilai Islami. LKS ini menjadi tempat lahirnya anak-anak kuat: mereka yang pernah kekurangan, tapi tidak pernah kehilangan harapan.
Bagi para donatur, setiap sedekah dan bantuan adalah investasi jangka panjang. Setiap huruf Al-Qur’an yang dibaca oleh anak-anak ini, insyaAllah mengalirkan pahala tanpa henti.



